Pemprov Kalteng Tegaskan Tidak Ada Pengurangan Jam Belajar di Sekolah

oleh -443 Dilihat

AspirasiRakyat.Id, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan tidak akan mengurangi jam belajar di sekolah di tengah berkembangnya isu penerapan sekolah daring di sejumlah daerah di Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, usai kegiatan di Istana Isen Mulang, Selasa (31/3/2026) malam.

Menurut Reza, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Gubernur Agustiar Sabran yang menginginkan proses pembelajaran tetap berjalan optimal melalui sistem tatap muka.

“Tidak ada pengurangan jam belajar. Justru kami akan meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler agar lebih masif,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pemerintah justru akan memperkuat proses pembelajaran dengan mendorong peningkatan kegiatan ekstrakurikuler guna mengoptimalkan pengembangan potensi siswa di berbagai bidang.

Selain itu, Pemprov Kalteng memastikan seluruh hak pendidikan siswa tetap terpenuhi dan kondisi anggaran pendidikan di daerah masih mencukupi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar secara normal.

Reza juga menegaskan tidak ada rencana pengurangan hari sekolah maupun penerapan pembelajaran daring secara penuh di wilayah Kalimantan Tengah.

“Kalau bicara kesiapan, sebenarnya Kalteng siap untuk pembelajaran online. Namun, Bapak Gubernur tidak menginginkan hal tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, pembelajaran tatap muka masih menjadi pilihan utama karena dinilai lebih efektif dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan interaksi sosial siswa di lingkungan sekolah.

“Pembelajaran tatap muka penting agar karakter anak-anak dapat terbentuk dengan lebih baik,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.