Pemprov Kalteng Fokus Cetak Sawah dan Hilirisasi, Dorong Stabilitas Ekonomi Daerah

oleh -188 Dilihat

AspirasiRakya.Id, Palangka Raya– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan sekaligus penopang stabilitas ekonomi daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui program cetak sawah dan penguatan hilirisasi komoditas pangan, Rabu (7 Januari 2026).

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menjelaskan, hingga tahun 2026 pemerintah daerah merencanakan kegiatan cetak sawah tahap II dengan luas kontrak mencapai 33.790 hektare dan nilai kontrak lebih dari Rp1,179 triliun.

“Walaupun anggaran 2026 menurun, program strategis tetap menjadi prioritas,” katanya.

Selain pengembangan padi, Pemprov Kalteng juga mendorong komoditas jagung sebagai bagian dari diversifikasi pangan. Bahkan, pemerintah telah membangun pabrik pakan ternak di Parenggean yang memanfaatkan jagung sebagai bahan baku utama guna mendukung sektor peternakan.

“Pabrik pakan ini dibangun karena kita pernah mengalami inflasi ternak, khususnya daging ayam, akibat ketergantungan pakan dari luar daerah,” jelasnya.

Dalam mendukung hilirisasi beras, pemerintah juga membangun Rice Milling Unit (RMU) di Sampit dan Lempuyang, Kabupaten Kotawaringin Timur, serta fasilitas Rice to Rice di Desa Pantik, Kabupaten Pulang Pisau.

Menurut Edy, penguatan sektor pangan tersebut berkontribusi signifikan terhadap stabilitas harga. Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir Kalimantan Tengah masuk dalam 10 besar provinsi dengan tingkat inflasi terendah secara nasional.

“Penguatan sektor pangan ini menjadi kunci menjaga ekonomi tetap stabil dan masyarakat tetap sejahtera,” tegasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.