Audiensi di Lahei Barat, Shalahuddin Tampung Aspirasi soal Air Bersih hingga Ambulans Air

oleh -8 Dilihat

AspirasiRakyat.id, Barito Utara–. Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Camat Lahei Barat beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Serbaguna Kecamatan Lahei Barat, Selasa (8/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pembangunan di wilayah setempat.

Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis, para Asisten Sekda, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran Pemerintah Kecamatan Lahei Barat.

Bupati Shalahuddin mengatakan, jajaran kecamatan dan desa memiliki pemahaman langsung mengenai kondisi masyarakat sehingga berbagai persoalan di lapangan perlu disampaikan kepada pemerintah kabupaten untuk dicarikan solusi.

“Kami ingin melihat apa yang menjadi permasalahan di desa atau di kecamatan yang ada di Lahei Barat. Pihak kecamatan tentu lebih mengetahuinya, sehingga hal-hal tersebut dapat disampaikan kepada kami,” ujar Shalahuddin.

Ia menegaskan pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Camat dan kepala desa, menurutnya, memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik.

“Kita ingin setiap ada kesusahan masyarakat, setiap ada permasalahan masyarakat, pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Lahei Barat Helen Perdana memaparkan sejumlah kebutuhan wilayah, mulai dari air bersih, jaringan telekomunikasi, kelistrikan, pelayanan kesehatan hingga infrastruktur dan kondisi aparatur kecamatan.

Untuk kebutuhan air bersih, Helen menyebut beberapa desa, yakni Penaululu, Hulu Hilir, Teluk Malewai, dan Haparju, masih mengandalkan sumur bor yang dibangun melalui anggaran desa, baik Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD).

“Untuk air bersih, beberapa desa masih mengandalkan sumur bor yang dibangun melalui anggaran desa. Ini menjadi salah satu kebutuhan yang terus kami perhatikan,” kata Helen.

Di sektor telekomunikasi, jaringan Telkomsel secara umum dinilai cukup baik, tetapi masih kerap mengalami gangguan saat terjadi pemadaman listrik. Sementara itu, wilayah Kecamatan Lahei Barat dari Karamuan hingga Loe Hilir telah menikmati layanan listrik selama 24 jam.

Pada bidang kesehatan, salah satu usulan yang menjadi perhatian adalah relokasi Puskesmas Lahei Barat karena lokasinya rawan banjir dan termasuk fasilitas yang lebih awal tergenang ketika air naik.

Selain relokasi, pihak kecamatan mengusulkan pengadaan ambulans air untuk menjaga akses pelayanan kesehatan, terutama ketika banjir memutus jalur transportasi darat.

“Ketika banjir, ada sekitar delapan titik yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun sepeda motor. Karena itu, kami mengusulkan ambulans air agar pelayanan kepada masyarakat tetap bisa dilakukan,” jelasnya.

Helen menjelaskan, ambulans air diharapkan dapat membantu mengevakuasi pasien melalui jalur sungai hingga Desa Ninga Hilir, sebelum perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan darat menuju fasilitas kesehatan.

Untuk rencana relokasi puskesmas, kecamatan telah menyiapkan beberapa alternatif lokasi, di antaranya seberang kantor kecamatan, kawasan bagian hulu, dan area jalan bukaan baru. Sementara itu, untuk rencana pembangunan sport center, tersedia alternatif lahan seluas sekitar 2,5 hektare.

Di bidang infrastruktur, Helen turut melaporkan pembangunan jalan bukaan baru menuju Desa Karamuan. Pada tahun ini, jalan tersebut telah dibangun sepanjang sekitar 120 meter dan diharapkan dapat dilanjutkan pada tahap berikutnya.

“Untuk infrastruktur, salah satunya jalan bukaan baru menuju Karamuan. Tahun ini sudah dibangun sekitar 120 meter dan tentunya kami berharap dapat terus dilanjutkan,” ujarnya.

Berbagai aspirasi tersebut menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk melihat kebutuhan prioritas di Lahei Barat, terutama dalam meningkatkan akses pelayanan dasar, memperkuat infrastruktur, dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan ketika menghadapi kondisi darurat. (red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.