AspirasiRakyat.Id, Palangka Raya– Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat literasi digital masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah pinggiran, sebagai bagian dari upaya memastikan layanan informasi publik dapat diakses dan dimanfaatkan secara optimal, Jumat, 2 Januari 2026.
Plt Kepala Diskominfosantik Kalteng Rangga Lesmana menyampaikan, kemajuan sistem digital pemerintahan harus dibarengi dengan peningkatan pemahaman masyarakat agar tidak menimbulkan kesenjangan akses informasi antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
“Transformasi digital tidak cukup hanya membangun sistem, tetapi juga harus memastikan masyarakat memiliki pemahaman untuk mengakses dan memanfaatkannya,” ujar Rangga.
Menurutnya, literasi digital menjadi kunci agar masyarakat dapat memahami informasi pemerintah, sekaligus berpartisipasi aktif dalam program pembangunan dan kebijakan daerah.
Ia menjelaskan, Diskominfosantik Kalteng terus melakukan penyederhanaan konten informasi serta mengoptimalkan kanal komunikasi resmi pemerintah agar informasi mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Keterbukaan informasi publik bukan hanya soal menyediakan data secara daring, tetapi memastikan informasi itu benar-benar dipahami dan dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Rangga berharap penguatan literasi digital dapat mendorong partisipasi publik yang lebih luas dalam pembangunan daerah.
“Literasi digital yang baik akan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya. (Red)








