Gubernur Kalteng Terima Laporan BPKP, Perkuat Sistem Data Pangan Daerah

oleh -121 Dilihat

AspirasiRakyat.Id, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menerima Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, dalam pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Istana Isen Mulang, Jumat, 6 Maret 2026.

Pertemuan tersebut membahas hasil pengawasan serta penguatan sistem data pangan di Kalimantan Tengah. Dalam kesempatan itu, BPKP menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah Semester II Tahun 2025 bertajuk Handep Hapakat Memacu Pembangunan Pangan Kalimantan Tengah, sekaligus memaparkan Policy Brief Satu Data Pangan: Fondasi Pembangunan Pangan Berkelanjutan.

Gubernur Agustiar Sabran menyambut baik laporan yang disampaikan dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPKP dalam mendukung keberhasilan program strategis.

“Kami berharap BPKP terus mendampingi Pemprov dalam mewujudkan program strategis daerah. Sinergi yang kuat perlu dijaga agar setiap program berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Laporan tersebut memuat hasil pengawasan terhadap program swasembada pangan di Kalimantan Tengah, dengan fokus pada percepatan peningkatan produksi serta perluasan akses dan distribusi pangan agar lebih merata dan terjangkau.

Selain itu, BPKP juga menyoroti pengembangan komoditas sorgum sebagai bagian dari strategi diversifikasi pangan. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan pada beras sebagai sumber pangan utama.

Dalam policy brief yang dipaparkan, BPKP menekankan pentingnya pengembangan Dashboard Pangan Terpadu Provinsi Kalimantan Tengah. Sistem ini dirancang sebagai pusat konsolidasi data sekaligus alat pemantauan kondisi pangan secara real time.

Dengan adanya dashboard tersebut, pemerintah diharapkan mampu memantau kondisi pangan secara lebih cepat dan akurat, serta memiliki sistem peringatan dini dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi.

Gubernur menegaskan bahwa fondasi data yang kuat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, sekaligus mendukung pembangunan pangan yang berkelanjutan di daerah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal akuntabilitas program pemerintah daerah melalui pengawasan yang adaptif dan kolaboratif.

“BPKP akan terus melakukan pengawasan yang berorientasi pada hasil, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.