Pemkab Barito Utara Bahas Pengadaan Tanah Perluasan Water Front City

oleh -16 Dilihat

AspirasiRakyat.id, Barito Utara– Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar konsultasi publik pengadaan tanah untuk perluasan kawasan Water Front City (WFC) di Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan persiapan pembangunan kawasan yang diharapkan dapat memperkuat penataan wajah Kota Muara Teweh.

Konsultasi publik berlangsung di Aula Bappedalitbang (Bappedarida) Kabupaten Barito Utara, Kamis (30/7/2026), dan dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Utara Bahrum F. Girsang. Dalam kesempatan tersebut, Bahrum membacakan sambutan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan konsultasi publik merupakan tahapan penting dalam proses pengadaan tanah. Forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi secara terbuka sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat menyampaikan pendapat, saran maupun aspirasinya.

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara memahami bahwa proses pengadaan tanah sering kali menimbulkan berbagai pertanyaan maupun kekhawatiran di tengah masyarakat. Karena itu, melalui konsultasi publik ini kami ingin memastikan seluruh informasi dapat disampaikan secara terbuka sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaannya,” ujar Bahrum.

Ia menegaskan, proses pengadaan tanah akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan asas kemanusiaan, keadilan, kepastian hukum dan keterbukaan. Termasuk dalam hal pemberian ganti kerugian yang layak dan adil berdasarkan hasil penilaian penilai independen.

“Kami tidak menginginkan adanya pihak yang dirugikan. Sebaliknya, kami berharap pembangunan ini memberikan manfaat bersama bagi masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang,” lanjutnya.

Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan selama proses konsultasi publik. Pendapat yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan dalam penyempurnaan tahapan pengadaan tanah dan pelaksanaan pembangunan.

Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada perencanaan pemerintah. Dukungan dan partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting agar program yang telah dirancang dapat berjalan sesuai harapan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan semangat gotong royong, saling memahami, serta mengutamakan musyawarah dalam setiap penyelesaian persoalan,” katanya.

Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, pemerintah berharap seluruh tahapan pengadaan tanah dapat berjalan lancar. Perluasan kawasan WFC diharapkan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan kawasan perkotaan Muara Teweh secara berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Utara, perangkat daerah terkait, aparat kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat serta seluruh pihak yang telah mendukung persiapan konsultasi publik tersebut.

Ia berharap forum tersebut menghasilkan kesepahaman bersama yang menjadi landasan kuat bagi kelanjutan proses pengadaan tanah dan pembangunan perluasan Water Front City sebagai salah satu kawasan strategis dalam pengembangan wajah Kota Muara Teweh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.