Pemkab Barito Utara Perkuat Perkebunan Lewat Bantuan Bibit dan Saprodi

oleh -16 Dilihat

AspirasiRakyat.id, Barito Utara– Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong penguatan sektor perkebunan sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan melalui program bantuan bibit dan sarana produksi (Saprodi) bagi petani.

Program tersebut diawali dengan Sosialisasi Bantuan Bibit dan Sarana Produksi (Saprodi) Perkebunan Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (29/7/2026).

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT., mengatakan daerah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar untuk pengembangan berbagai komoditas perkebunan. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikelola secara optimal dan berkelanjutan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan produksi dalam daerah, salah satu langkah yang kita lakukan adalah memberikan bantuan bibit dan sarana produksi yang sesuai dengan kebutuhan petani. Dengan bibit yang berkualitas, diharapkan produktivitas tanaman meningkat dan hasil panen menjadi lebih maksimal,” ujar Shalahuddin.

Ia menyebut, sosialisasi tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan sektor pertanian dan perkebunan rakyat. Program tersebut diharapkan berjalan secara terpadu, terarah dan berkelanjutan.

Menurut Shalahuddin, kondisi geografis Barito Utara yang terdiri dari wilayah perbukitan dan dataran rendah menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai salah satu sumber mata pencaharian masyarakat. Karena itu, peningkatan produktivitas menjadi perhatian penting, termasuk melalui penyediaan bibit unggul yang sesuai dengan kondisi lahan.

Bupati juga meminta para camat dan kepala desa turut aktif mengakomodasi kebutuhan petani di wilayah masing-masing. Penyediaan bibit, kata dia, perlu disesuaikan dengan kondisi wilayah serta jenis komoditas yang dikembangkan masyarakat.

“Saya mengimbau seluruh camat dan kepala desa untuk bersama-sama memperhatikan kebutuhan petani sehingga sektor pertanian dan perkebunan kita semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, kelompok tani penerima bantuan diminta menggunakan seluruh bantuan secara bertanggung jawab dan sesuai petunjuk teknis. Pengelolaan bantuan, mulai dari penanaman hingga pelaporan administrasi, harus dilakukan dengan baik agar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal.

Pemerintah daerah berharap bantuan bibit dan Saprodi tersebut dapat memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas perkebunan masyarakat. Dengan dukungan sarana produksi yang memadai dan pengelolaan yang baik, sektor perkebunan diharapkan semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat Barito Utara.

“Harapan kita, produktivitas meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, dan sektor pertanian serta perkebunan dapat terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.