Pemkab Seruyan Perkuat Pelestarian Beras Lokal melalui Forum Lintas Sektor

oleh -3 Dilihat

Aspirasirakyat.id, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan mendorong pelestarian dan pengembangan varietas padi lokal, melalui Forum Koordinasi Lintas Sektoral Pengelolaan Sumber Daya Genetik (SDG) dan Pelatihan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Seruyan.

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dalam sambutannya yang di bacakan Plh Sekertaris Daerah (Sekda) Seruyan Bahrun Abbas menyampaikan, bahwa Kabupaten Seruyan memiliki beragam varietas padi lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi komoditas unggulan daerah. Salah satunya adalah beras ungu yang perlu mendapat perhatian melalui upaya konservasi dan pengembangan berkelanjutan.

“Kalau kemudian kita bisa konservasikan dan kemudian kita kembangkan dengan baik, kita berharap bahwa padi-padi itu tidak punah. Karena kalau nggak kita perhatikan, jangan-jangan pada saatnya nanti padi itu hilang,” Katanya, Rabu (14/10/2026).

Dirinya menambahkan, pengembangan varietas padi lokal tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian sumber daya genetik, tetapi juga memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan agar varietas tersebut tetap tersedia dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pemkab Seruyan juga berencana membentuk lembaga atau forum tingkat kabupaten yang dilengkapi rencana kerja tahunan. Langkah tersebut diharapkan dapat menyelaraskan program antarpemangku kepentingan sekaligus menghasilkan rekomendasi dan rencana aksi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sumber daya genetik.

“Saya berharap forum ini tidak berhenti pada diskusi, tapi dapat menghasilkan rekomendasi, rencana aksi, kemudian pembagian peran antar stakeholder, serta masukan kebijakan yang dapat diimplementasikan di tingkat Kabupaten Seruyan,” Ujarnya.

Selain itu, Pemkab Seruyan mendukung pelaksanaan Project Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI). Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, masyarakat, dunia usaha, serta mitra pembangunan, upaya pelestarian dan pemanfaatan sumber daya genetik tanaman lokal diharapkan semakin terpadu.

“Hasil forum ini juga diharapkan menjadi bahan penguatan kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam melindungi dan mengembangkan varietas padi lokal agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” Tutupnya. (Red/Jia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.