AspirasiRakyat.Id, Palangka Raya – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai Halaman Istana Isen Mulang saat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pengajian Muslimah dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kamis, 29 Januari 2026.
Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) muslimah di lingkungan Pemprov Kalteng tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat makna spiritual tersebut. Tausiyah disampaikan oleh Ustaz H. Hasanuddin atau UAS Banjar yang mengajak jemaah memperkuat kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Ketua Organisasi Wanita Forkopimda, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) muslimah, serta tokoh-tokoh perempuan.
Dalam sambutannya, Aisyah menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa bersejarah, melainkan momentum refleksi diri, khususnya bagi kaum muslimah yang memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat.
“Perempuan adalah tiang negara. Ketika ibu baik imannya, akhlaknya, dan ibadahnya, insya Allah keluarga akan kuat, masyarakat damai, dan negara maju,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jemaah untuk terus mendukung pembangunan daerah serta mendoakan masyarakat yang tengah menghadapi musibah banjir di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatra Barat agar diberi ketabahan dan kekuatan.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz Hasanuddin mengingatkan pentingnya menjaga lisan, menjauhi prasangka buruk, serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai landasan membangun kehidupan yang harmonis.
“Isra Mi’raj adalah panggilan untuk memperbaiki salat kita dan memperbaiki akhlak kita. Jika keduanya terjaga, insya Allah hidup akan lebih berkah,” pesannya. (Red)










