Uji Coba Excavator Amfibi di DAM Trahean, Siap Perkuat Penanganan Infrastruktur Air

oleh -242 Dilihat

AspirasiRakyat.Id, Barito Utara- Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai mempersiapkan pengoperasian alat berat baru untuk mendukung penanganan infrastruktur sumber daya air.

Dua unit excavator amfibi milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara menjalani uji coba perdana di kawasan DAM Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Jumat (6/2/2026).

Uji coba dilakukan oleh tim teknis Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR bersama teknisi dari pihak pabrikasi yang turut mendampingi proses pengujian alat di lapangan.

Pengujian ini menjadi tahap awal sebelum alat berat tersebut digunakan secara penuh untuk mendukung berbagai pekerjaan di sektor sumber daya air.

Kepala Dinas PUPR Barito Utara melalui Kepala Bidang SDA menjelaskan, excavator amfibi memiliki kemampuan khusus yang tidak dimiliki alat berat konvensional. Alat tersebut dapat beroperasi di darat maupun di perairan dangkal seperti sungai, rawa, dan kawasan berlumpur.

“Keunggulan alat ini adalah fleksibilitasnya. Excavator amfibi bisa digunakan untuk normalisasi sungai, pembersihan sedimentasi, hingga perawatan bendungan yang selama ini sulit dijangkau alat berat biasa,” ujarnya.

Dalam proses uji coba, tim teknis melakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari performa mesin, sistem hidrolik, hingga kestabilan alat saat beroperasi di atas air.

Selain itu, kemampuan manuver excavator juga diuji pada area sekitar DAM Trahean yang memiliki karakteristik perairan cukup menantang.

Para teknisi dari pihak pabrikasi turut memberikan pendampingan teknis kepada operator, termasuk pelatihan singkat mengenai prosedur pengoperasian serta perawatan alat agar dapat digunakan secara optimal dan aman.

Keberadaan dua unit excavator amfibi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pekerjaan di bidang pengelolaan sumber daya air. Terutama dalam penanganan sedimentasi dan penyumbatan aliran air yang kerap menjadi pemicu banjir di sejumlah wilayah.

“DAM Trahean sendiri dipilih sebagai lokasi uji coba karena memiliki kondisi perairan yang dinilai ideal untuk pengujian alat,” jelasnya.

Selain itu, bendungan tersebut merupakan salah satu infrastruktur penting yang berperan dalam pengelolaan air sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat di wilayah sekitarnya.

Dinas PUPR Barito Utara menegaskan akan terus memperkuat sarana dan prasarana pendukung pembangunan infrastruktur. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air.

Jika hasil uji coba berjalan optimal, dua unit excavator amfibi itu akan segera dioperasikan untuk mendukung berbagai kegiatan pemeliharaan sungai, bendungan, serta penanganan kawasan rawan banjir di Kabupaten Barito Utara. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.