Bupati Barito Utara Evaluasi OPD dengan Serapan Anggaran Rendah

oleh -208 Dilihat

Aspirasirakyat.id, Barito Utara- Bupati Barito Utara H. Shalahuddin memberikan perhatian serius terhadap rendahnya realisasi keuangan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Evaluasi dilakukan menyusul masih minimnya penyerapan anggaran yang disertai deviasi negatif cukup tinggi dari target yang telah ditetapkan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel gabungan aparatur sipil negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Barito Utara. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan capaian realisasi anggaran sejumlah OPD yang dinilai masih belum memenuhi harapan.

Berdasarkan data yang dipaparkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) baru merealisasikan anggaran sebesar 7,18 persen dengan deviasi minus 25,32 persen. Dinas Pertanian mencatat realisasi 12,63 persen dengan deviasi minus 16,87 persen, sedangkan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat mencapai 16,36 persen dengan deviasi minus 16,14 persen. Sementara itu, RSUD Muara Teweh juga menjadi perhatian karena mencatat deviasi minus hingga 31,37 persen.

“Atas kondisi ini, hari ini juga kita rapatkan khusus empat perangkat daerah yang terlambat tersebut untuk dilakukan evaluasi kembali. Walaupun secara tingkat Provinsi Kalimantan Tengah posisi kita masih berada di urutan dua atau tiga terbaik, tetapi bagi saya deviasinya masih terlalu jauh,” tegas H. Shalahuddin.

Menurut bupati, percepatan penyerapan APBD bukan sekadar memenuhi target administrasi, tetapi menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah yang tepat waktu akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan, semakin cepat proses pengadaan, penandatanganan kontrak, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan, semakin besar pula perputaran uang di daerah. Kondisi tersebut akan membuka peluang kerja sekaligus mendorong geliat pelaku usaha, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Masyarakat Barito Utara menunggu hasil kerja kita. Kalau penyerapan APBD cepat, berarti perekonomian daerah berjalan baik. Semakin cepat kontrak dan kegiatan lapangan dilaksanakan, maka perputaran uang semakin besar, tenaga kerja terbuka, dan UMKM ikut hidup,” ujarnya.

Selain menekankan percepatan realisasi anggaran, H. Shalahuddin juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga disiplin kerja, termasuk mengikuti apel rutin dan melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat secara optimal meski menghadapi kendala cuaca. (red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.