AspirasiRakyat.id, Barito Utara–. Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan pentingnya disiplin kerja, percepatan penyerapan anggaran, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (20/7/2026).
Apel gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara tersebut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, staf ahli bupati, para asisten sekda, kepala perangkat daerah, kepala bagian, kepala bidang hingga jajaran staf. Kegiatan juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi ke-79.
Dalam arahannya, Shalahuddin menyebut disiplin sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas. Menurutnya, kedisiplinan harus tercermin dalam seluruh aspek pekerjaan, bukan sekadar ditunjukkan melalui tingkat kehadiran pegawai.
“Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga disiplin dalam bekerja, mematuhi aturan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menyelesaikan tugas dan tanggung jawab tepat waktu,” tegas Bupati.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus memimpin apel pagi di sejumlah perangkat daerah selama tidak memiliki agenda lain. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga semangat kerja sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Saya ingin memotivasi kita semua. Masyarakat Barito Utara menunggu hasil kerja kita. Tidak ada lagi istilah bekerja lambat asal selamat. Yang kita inginkan adalah bekerja cepat, tepat, selamat, dan menghasilkan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Selain kedisiplinan, persoalan realisasi anggaran menjadi perhatian serius Bupati. Hingga 20 Juli 2026, penyerapan anggaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara baru mencapai 34,33 persen. Capaian tersebut masih berada di bawah target nasional sebesar 54,167 persen, dengan selisih sekitar 19,837 persen.
Shalahuddin meminta seluruh perangkat daerah segera mengambil langkah percepatan, terutama OPD yang mencatat realisasi anggaran masih rendah. Tiga perangkat daerah menjadi perhatian khusus, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan realisasi 17,29 persen, RSUD Muara Teweh sebesar 22,5 persen, serta Dinas Pertanian sebesar 25,71 persen.
“Khusus kepada perangkat daerah tersebut saya minta segera melakukan percepatan agar target penyerapan anggaran dapat tercapai sesuai ketentuan,” katanya.
Di sisi lain, Bupati memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang telah menunjukkan capaian serapan anggaran lebih tinggi. Dinas Komunikasi dan Informatika mencatat realisasi 65,48 persen, disusul Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebesar 64 persen serta Dinas Lingkungan Hidup sebesar 61,28 persen.
Menurut Shalahuddin, capaian tersebut dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi perangkat daerah lainnya untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.
Ia mengingatkan agar pekerjaan tidak ditumpuk menjelang berakhirnya tahun anggaran. Selain berpotensi menghambat pencapaian target, penumpukan pekerjaan juga dapat memengaruhi kualitas pelaksanaan kegiatan.
Karena itu, seluruh OPD diminta meningkatkan koordinasi, mempercepat proses administrasi dan segera menyelesaikan berbagai kendala yang masih menghambat pelaksanaan program pembangunan.
“Kinerja pemerintah dinilai dari seberapa cepat dan tepat kita memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Mari kita bekerja sebagai satu tim yang solid untuk mewujudkan pembangunan Barito Utara yang lebih maju,” pungkasnya.
Dalam apel tersebut, Shalahuddin juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara menjadikan peringatan Hari Koperasi ke-79 sebagai momentum untuk memperkuat keberadaan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan.
Penguatan koperasi diharapkan dapat terus didorong agar mampu berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas ekonomi sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat Barito Utara. (red)









