AspirasiRakyat.Id, Palangka Raya – Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan hingga 300 ribu keluarga miskin dan rentan miskin di 13 kabupaten dan 1 kota. Program ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah daerah dalam mengurangi beban pengeluaran masyarakat serta mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, Kamis, 26 Februari 2026.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Eddy Karusman, menjelaskan bahwa bantuan diberikan dalam dua bentuk, yakni bantuan pangan senilai Rp150 ribu melalui Perum BULOG dan bantuan tunai Rp250 ribu melalui rekening Bank Kalteng.
“Program ini diperuntukkan bagi keluarga miskin dan rentan miskin yang terdata dalam DTSEN serta tidak menerima bantuan sosial lain seperti PKH, bantuan sembako, maupun BLT Dana Desa,” jelas Eddy.
Ia menambahkan, penyaluran dilakukan melalui proses verifikasi dan validasi oleh pemerintah daerah dengan dukungan relawan Huma Betang agar kerahasiaan data, transparansi, dan ketepatan sasaran tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Syahfiri, menyebut pemerintah provinsi juga menyalurkan Bantuan Keuangan Khusus kepada kabupaten/kota sebagai dukungan operasional unsur pengawal program di lapangan.
“Penerima meliputi Damang, Sekretaris Damang, Mantir, Ketua RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh agama yang bertugas mengawal distribusi agar akuntabel,” ujarnya.
Di sisi teknis perbankan, Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, memastikan seluruh proses pembukaan rekening hingga pencairan bantuan dilakukan tanpa biaya dan berdasarkan data yang telah diverifikasi.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai data yang telah ditetapkan,” tutur Maslipansyah.
Penetapan alokasi penerima dilakukan secara proporsional berdasarkan perbandingan keluarga miskin dan rentan miskin desil 1–5 DTSEN nonbansos terhadap total kepala keluarga di tiap kabupaten/kota dan desa.
“Distribusi yang adil menjadi kunci agar bantuan ini benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan di seluruh Kalimantan Tengah,” pungkas Maslipansyah. (Red)








