ORADO Kalteng Resmi Dilantik, Siap Cetak Atlet Domino Berprestasi Tingkat Nasional

oleh -133 Dilihat

AspirasiRakyat.Id, Palangka Raya – Olahraga domino kini semakin menunjukkan eksistensinya sebagai cabang olahraga yang berkembang pesat di Kalimantan Tengah. Hal itu ditandai dengan pelantikan Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus cabang kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah serta Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO Kalteng 2026, di Atrium Duta Mall Palangka Raya, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, unsur Forkopimda, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah, serta para pengurus dan atlet domino dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) Nomor 067/SK/PB-ORADO/I/2026 tentang Penetapan Pengurus Provinsi ORADO Kalimantan Tengah Masa Bakti 2026–2030.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan bahwa pemerintah daerah menyambut baik hadirnya ORADO sebagai organisasi olahraga yang mampu menjadi wadah pembinaan prestasi sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung penuh pengembangan olahraga masyarakat, termasuk domino, sebagai jembatan membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berbudaya,” ujar Edy.

Menurutnya, olahraga domino tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi juga membutuhkan kemampuan berpikir strategis, konsentrasi, serta pengambilan keputusan yang tepat. Karena itu, keberadaan ORADO diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

Edy juga mengingatkan agar Kejuaraan Provinsi yang digelar menjadi ajang seleksi dan pembinaan atlet terbaik yang nantinya akan mewakili Kalimantan Tengah pada Kejuaraan Nasional ORADO yang dijadwalkan berlangsung pada 24–25 April 2026 di Jakarta.

Sementara itu, Ketua Pengprov ORADO Kalimantan Tengah, Ahmad Rusdhie, menyampaikan bahwa kepengurusan ORADO telah terbentuk di seluruh 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Hal ini menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami ingin membangun olahraga domino secara terstruktur mulai dari daerah. Dengan terbentuknya kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota, pembinaan atlet akan lebih mudah dilakukan sehingga prestasi dapat berkembang secara maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, ORADO tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga ingin menjadikan domino sebagai olahraga yang mampu mempererat silaturahmi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sportivitas dan kompetisi yang sehat.

Dukungan juga datang dari Pengurus Besar ORADO melalui Ketua Bidang Humas, Henry Kurnia Adhi atau yang dikenal sebagai John LBF. Ia menilai olahraga domino memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi olahraga prestasi yang diminati masyarakat luas.

“Domino melatih konsentrasi, strategi, kemampuan analisis, dan pengambilan keputusan. Selain menjadi olahraga yang menyenangkan, domino juga berpotensi mendorong pertumbuhan sport industry dan ekonomi kreatif di berbagai daerah,” ungkapnya.

Menurut Henry, saat ini ORADO terus berkembang dengan terbentuknya kepengurusan di berbagai provinsi di Indonesia. Bahkan, organisasi tersebut menargetkan domino dapat menjadi salah satu cabang olahraga resmi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.

Melalui Kejurprov ORADO Kalteng 2026, para atlet terbaik daerah diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus menjadi bagian dari regenerasi atlet domino Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas pembinaan olahraga domino hingga ke pelosok daerah.

Dengan dukungan pemerintah daerah, PB ORADO, serta semangat para pengurus dan atlet, ORADO Kalimantan Tengah optimistis mampu mencetak prestasi yang membanggakan sekaligus menjadikan domino sebagai olahraga yang profesional, kompetitif, dan semakin dicintai masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.