AspirasiRakyat.Id, Kuala Pembuang – Rumah BUMN Seruyan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan keterampilan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Sekolah Khusus Negeri (SKHN) Kuala Pembuang. Kegiatan ini difokuskan pada pelatihan pembuatan gantungan kunci berbahan rotan yang dikombinasikan dengan kulit sintetis, sebagai upaya menumbuhkan kreativitas sekaligus kemandirian, Kamis 2 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan, mulai dari pengenalan bahan hingga proses perakitan menjadi produk yang bernilai ekonomis. Selain memberikan keterampilan baru, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri anak-anak dalam berkarya.
Supervisor Rumah BUMN Seruyan, Mar’ie Muammar, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, agar dapat berkembang dan berdaya saing.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi anak-anak berkebutuhan khusus, agar mereka memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan di masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemilihan bahan rotan dan kulit sintetis didasarkan pada ketersediaan bahan lokal yang mudah diperoleh serta memiliki nilai jual yang cukup baik di pasaran.
“Kami berharap melalui pelatihan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga mampu menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekonomis,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN Seruyan berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang inklusif serta mendorong tumbuhnya kreativitas dan kemandirian di kalangan generasi muda.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi bekal keterampilan bagi anak-anak ke depannya,” tutup Mar’ie Muammar. (Red)








