Aspirasirakyat.id, Barito Utara- Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai mematangkan rencana pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK). Salah satu langkah awal dilakukan dengan meninjau sejumlah alternatif lokasi lahan di kawasan Jalan Pendreh, sekitar area Perusda, Sabtu (7/2).
Peninjauan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan. Ia didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM M. Mastur, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Ronald Aprianto, Kepala Bidang Aset BPKA Pardos Tigor, serta Kepala BLK Barito Utara.
Rombongan meninjau beberapa titik lahan yang dinilai potensial untuk pengembangan fasilitas pelatihan kerja. Beberapa aspek menjadi pertimbangan utama, mulai dari aksesibilitas lokasi, luas lahan, status kepemilikan aset, hingga kesesuaian dengan rencana pengembangan daerah dalam jangka panjang.
Wakil Bupati Felix menegaskan, keberadaan BLK yang representatif menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Barito Utara.
Menurutnya, fasilitas pelatihan kerja yang memadai akan membuka peluang bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Pemerintah daerah berkomitmen menyiapkan sarana pelatihan yang memadai agar masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” ujarnya di sela peninjauan.
Felix menambahkan, pemilihan lokasi BLK harus melalui pertimbangan matang. Tujuannya agar pembangunan yang dilakukan nantinya benar-benar efektif serta memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, M. Mastur, menjelaskan bahwa peninjauan lapangan merupakan tahap awal sebelum dilakukan kajian teknis dan administrasi secara lebih mendalam.
Menurutnya, keberadaan BLK yang memadai sangat penting untuk menekan angka pengangguran sekaligus mencetak tenaga kerja yang terampil dan siap bersaing di dunia kerja.
“Kami ingin memastikan lokasi yang dipilih nantinya benar-benar layak, baik dari sisi teknis maupun status asetnya, sehingga tidak menimbulkan kendala di kemudian hari,” jelas Mastur.
Hal senada disampaikan Kabid Ketenagakerjaan Ronald Aprianto. Ia menyebut BLK memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, terlebih di tengah persaingan ketenagakerjaan yang semakin ketat.
Di sisi lain, Kabid Aset BPKA Pardos Tigor menambahkan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait legalitas serta status lahan yang ditinjau.
Langkah tersebut penting agar proses perencanaan hingga pembangunan fasilitas BLK nantinya dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)








