Tragedi Helikopter Water Bombing, Dewan Minta Evaluasi Penanganan Karhutla

oleh -28 Dilihat

Aspirasirakyat.id, Kuala Pembuang – Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, meminta pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan. Hal tersebut menyusul insiden jatuhnya helikopter water bombing yang mengakibatkan tiga prajurit TNI meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Menurut Harsandi, peristiwa tersebut harus menjadi perhatian sekaligus pelajaran bagi semua pihak. Sebab, dampak kebakaran hutan tidak hanya mengganggu kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa.

“Ini menjadi pelajaran terbaik bagi kita semua bahwa akibat pembakaran lahan dan kebakaran hutan, dampaknya ternyata sangat luar biasa. Tidak hanya mengganggu kesehatan masyarakat, tetapi juga sampai menimbulkan korban jiwa,” Katanya, Sabtu (07/11/2026).

Dirinya menilai, penanganan karhutla di Seruyan perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari pemerintah desa hingga pemerintah pusat. Terlebih, Kabupaten Seruyan memiliki kawasan hutan yang luas dan berbatasan dengan Taman Nasional Tanjung Puting yang memiliki kepentingan strategis, baik nasional maupun internasional.

Harsandi juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, termasuk kehadiran Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, serta Kapolda Kalimantan Tengah Irjen. Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si dalam penanganan situasi karhutla di Seruyan.

“Kami berharap setelah kejadian ini ada hal positif, sehingga Kabupaten Seruyan bisa lebih diperhatikan lagi, terutama dalam mengatasi kebakaran hutan. Karena setiap kemarau panjang, Seruyan tidak pernah lepas dari kejadian kebakaran,” Tutupnya.

Selain mendorong peningkatan perhatian pemerintah, Harsandi mengingatkan masyarakat agar tidak lagi melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

“Ayo kita sama-sama sadar bahwa sekarang tidak boleh lagi membakar lahan sembarangan. Apalagi kita sudah melihat sendiri dampak yang ditimbulkan sangat besar, sehingga perlu kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk mencegah kebakaran hutan,” Tutupnya. (Red/Jia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.