16 Peserta Gugur pada Tes TWK Seleksi Paskibraka Barito Utara

oleh -112 Dilihat

Aspirasirakyat.id, Barito Utara- Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 memasuki tahapan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Sabtu (4/4/2026).

Sebanyak 91 peserta mengikuti tes TWK, terdiri atas 50 putra dan 41 putri. Mereka merupakan peserta yang telah lolos tahapan sebelumnya dari total 129 pendaftar.

Dalam pelaksanaannya, peserta mengerjakan 20 soal TWK dengan waktu 60 menit. Seluruh proses berlangsung di bawah pengawasan tim gabungan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Berdasarkan hasil penilaian, sebanyak 16 peserta dinyatakan tidak memenuhi nilai ambang batas (passing grade), terdiri dari 11 peserta putra dan lima peserta putri. Mereka tidak dapat melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

Peserta yang dinyatakan lolos kemudian mengikuti Tes Intelegensia Umum (TIU) untuk mengukur kemampuan berpikir logis, analitis, verbal, numerik, serta penalaran figural.

Kepala Kesbangpol Barito Utara, Rayadi, melalui Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, Sumadi Kamarol, mengatakan TWK dan TIU menjadi bagian penting dalam proses penyaringan calon anggota Paskibraka.

“Seleksi TWK dan TIU ini tidak hanya menguji pengetahuan dan kecerdasan peserta, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter kebangsaan. Kami berharap peserta yang lolos benar-benar memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta kemampuan intelektual yang baik,” ujar Sumadi.

Antusiasme mengikuti seleksi juga datang dari berbagai sekolah di Barito Utara. SMAN 5 Lemo, misalnya, mengirimkan lima siswa terbaiknya untuk mengikuti seleksi tahun ini.

Wakil Kepala Kesiswaan SMAN 5 Lemo, Suaji, mengatakan para peserta telah mempersiapkan diri dengan baik meski sempat menghadapi kendala cuaca yang memengaruhi kondisi fisik dan perjalanan menuju lokasi seleksi.

“Kendala yang dihadapi siswa kami biasanya saat cuaca hujan yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan mobilitas. Namun kami tetap optimistis dan berharap ada perwakilan dari SMAN 5 Lemo yang lolos menjadi anggota Paskibraka tahun ini,” katanya.

Hal senada disampaikan guru pendamping SMAN 1 Montallat, Frediyanata. Menurutnya, proses seleksi menjadi pengalaman berharga bagi para siswa karena melatih kedisiplinan, mental, dan kemampuan intelektual.

“Kegiatan seleksi ini sangat baik untuk melatih mental, disiplin, dan kemampuan intelektual siswa. Kami berharap peserta dari sekolah kami dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik sekolah,” ujarnya.

Seleksi Paskibraka Kabupaten Barito Utara masih akan berlanjut dengan tahapan berikutnya hingga terpilih putra-putri terbaik yang akan bertugas sebagai pengibar bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.