Aspirasirakyat.id, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan mulai memetakan sejumlah wilayah yang masih menghadapi keterbatasan jaringan internet. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pemerataan konektivitas sekaligus menunjang pelayanan publik berbasis digital.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfosandi) Seruyan, Sarinah Maulidah, mengatakan pihaknya telah menerima tiga unit perangkat Starlink yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk membantu wilayah dengan akses jaringan yang belum optimal.
“Di beberapa wilayah seperti Kecamatan Seruyan Raya, Danau Seluluk, dan Suling Tambun itu sinyalnya lemah. Karena itu perlu dukungan Starlink,” katanya, Rabu (9/9/2026).
Ia menjelaskan, tiga perangkat tersebut merupakan langkah awal untuk membantu memenuhi kebutuhan konektivitas di daerah yang belum terjangkau jaringan secara memadai.
Saat ini, Kominfosandi Seruyan masih melakukan pendataan untuk mengetahui lokasi yang membutuhkan dukungan jaringan. Pemetaan tidak hanya dilakukan pada kawasan permukiman, tetapi juga menyasar sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat.
“Sekolah, puskesmas, kantor desa hingga kawasan yang dianggap strategis menjadi bagian dari lokasi yang akan diidentifikasi. Data tersebut nantinya digunakan untuk menentukan wilayah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut sesuai arahan Pak Bupati, e-digitalisasi harus mulai kita lakukan,” ujarnya.
Dirinya menambahkan penguatan konektivitas menjadi bagian penting dalam mendukung digitalisasi pemerintahan. Akses internet yang memadai dibutuhkan agar pelayanan publik, komunikasi pemerintahan, serta berbagai aktivitas masyarakat yang telah menggunakan sistem digital dapat berjalan lebih optimal.
Kominfo Seruyan juga masih membuka peluang untuk menambah perangkat Starlink. Namun, penambahan tersebut akan disesuaikan dengan hasil pendataan dan tingkat kebutuhan masing-masing wilayah.
“Dengan pemetaan tersebut, dapat menentukan prioritas penguatan jaringan secara lebih tepat, terutama pada fasilitas pelayanan publik dan wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses internet,” Tutupnya. (Red/Jia)










