Ukiran Khas Kalimantan Tembus Pasar Internasional, Rumah BUMN Seruyan Kunjungi Baniang 42 Jaya

oleh -142 Dilihat

AspirasiRakyat.id, Sampit– Rumah BUMN Seruyan melakukan kunjungan ke salah satu UMKM unggulan di bidang kerajinan ukiran kayu khas Kalimantan, yakni Baniang 42 Jaya, pada Rabu (10/6/2026).

Usaha yang kini dikelola oleh generasi penerus keluarga tersebut memiliki sejarah panjang. Dirintis sejak tahun 1989 oleh orang tua pendiri, usaha ini kemudian dilanjutkan dan dikembangkan sejak tahun 2003 hingga mampu bertahan dan terus berkembang sampai saat ini.

Baniang 42 Jaya menghasilkan beragam produk kerajinan ukir khas Kalimantan, seperti relief kayu, plakat, cinderamata, hingga tameng ukir tradisional. Kualitas produknya pun telah mendapat kepercayaan pasar yang lebih luas. Bahkan, pada Ramadan lalu, UMKM ini berhasil mengekspor ukiran Perahu Naga ke Tiongkok, menjadi bukti bahwa karya pengrajin lokal mampu bersaing di pasar internasional.

Saat ini, Baniang 42 Jaya tengah mengerjakan sejumlah pesanan tameng ukiran khas Dayak yang datang dari berbagai wilayah di Kalimantan, di antaranya Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.

Selain berkontribusi dalam pelestarian budaya, usaha ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan melibatkan sekitar tujuh tenaga kerja tetap, jumlah pekerja dapat meningkat hingga 15 orang ketika pesanan sedang tinggi.

Asisten Supervisor Rumah BUMN Seruyan, M. Andi Hidayat, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan dan dukungan kepada UMKM lokal agar dapat terus berkembang dan meningkatkan daya saing.

“Kami berharap UMKM seperti Baniang 42 Jaya dapat terus bertumbuh, memperluas jangkauan pasar, serta menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya. Produk-produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga berperan penting dalam menjaga dan memperkenalkan budaya Kalimantan kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Melalui kunjungan ini, Rumah BUMN Seruyan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM lokal agar semakin maju, mampu memperluas jangkauan pasar, serta terus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya daerah melalui produk-produk unggulan.

Dari kreativitas dan keterampilan para pengrajin lokal, lahir karya-karya bernilai tinggi yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya Kalimantan yang patut dijaga dan dibanggakan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.